Anggota Kodim 0821 Antar Anak-Anak dari Pengungsian ke Sekolah Pascabencana Semeru

Lumajang, doreng45.com – Dalam upaya memastikan kelangsungan pendidikan pascaerupsi Gunung Semeru, Sertu Biardi, anggota Kodim 0821 Lumajang, mengantarkan anak-anak dari lokasi pengungsian untuk bersekolah di SDN 02 Supiturang pada Rabu (26/11/2024). Langkah humanis ini bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran meski dalam kondisi lingkungan yang belum pulih sepenuhnya.

Sertu Biardi tidak hanya mengantar para siswa hingga ke sekolah, tetapi juga memastikan mereka dapat belajar dengan tenang dan nyaman. Pendampingan ini merefleksikan komitmen TNI dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana.

banner 336x280

“Anak-anak harus tetap bersekolah meski sedang berada di pengungsian. Tugas kami adalah memastikan mereka aman, terlindungi, dan tetap bersemangat menuntut ilmu,” ujar Sertu Biardi.

Kepala SDN 02 Supiturang, Sri Wahyuningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Kodim 0821 Lumajang. “Kehadiran Bapak TNI mengantar siswa sangat membantu kami. Anak-anak yang semula takut dan trauma pascaerupsi, kini tampak lebih percaya diri dan bersemangat untuk kembali belajar,” ungkapnya.

Salah satu orang tua siswa, Ibu Siti, mengaku lega dengan pendampingan ini. “Sebagai orang tua yang masih tinggal di pengungsian, saya khawatir dengan keselamatan anak jika berjalan sendiri. Dengan diantar Bapak TNI, kami jadi tenang dan anak-anak pun senang,” tuturnya.

Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120, Letkol Inf Arief Budiman, menegaskan bahwa pendampingan pendidikan merupakan bagian dari program komprehensif penanganan pascabencana. “Kami tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga memastikan hak-hak dasar masyarakat, termasuk pendidikan anak, tetap terpenuhi meski dalam situasi darurat,” tegasnya.

Rencananya, pendampingan serupa akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar normal. Kodim 0821 Lumajang juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat untuk memastikan kebutuhan belajar anak-anak terdampak bencana dapat terpenuhi, termasuk penyediaan alat tulis dan seragam sekolah.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak, yang menilai kehadiran dan peran aktif TNI dalam mendukung kegiatan pendidikan selama masa pemulihan pascabencana sangat berarti bagi masyarakat. (Guntur Tri Mulyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *