Lintas Asosiasi Konstruksi Lumajang Bagikan Sembako untuk Korban Erupsi Semeru

Lumajang, doreng45.com – Sejumlah asosiasi di bidang jasa konstruksi Lumajang menunjukkan kepedulian melalui aksi bagi-bagi sembako dalam kegiatan “Lintas Asosiasi Peduli Erupsi Semeru 2025” pada Jumat (29/11/2024). Aksi bakti sosial ini melibatkan tujuh organisasi profesi konstruksi: GAPENSI, GAPEKNAS, ASPEKINDO, ASKONAS, ASPEKNAS, GABPEKNAS, dan GAPEKSINDO.

Koordinator Lapangan Peduli Erupsi Semeru, Koesno Ady, yang juga menjabat sebagai Ketua GAPEKNAS Lumajang, menyatakan komitmen asosiasi untuk membantu warga terdampak. “Bantuan ini kami berikan langsung kepada para korban erupsi agar bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah. Meski tidak seberapa besar, semoga dapat memberikan manfaat,” ujarnya.

banner 336x280

Drs. HRO Satuhandoko Amro, MM, Wakil Ketua 1 BPC Gapensi Lumajang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan dan penggalangan dana bersama lintas asosiasi. “Rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak erupsi Semeru mendorong kami bersatu memberikan bantuan. Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan kondisi segera normal kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Satuhandoko mengungkapkan rencana pembentukan paguyuban lintas asosiasi untuk meningkatkan efektivitas respons terhadap berbagai kondisi darurat di masa depan. “Ke depan kami akan membentuk paguyuban dari beberapa asosiasi dengan harapan jika terjadi apa pun, paguyuban lintas ini yang akan bergerak,” tambahnya.

Asosiasi juga berharap adanya dukungan moril dan materil dari pemerintah, serta kepercayaan bahwa insan konstruksi memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Kami berharap pemerintah memberikan dukungan dan kepercayaan. Sebagai insan konstruksi, kami memiliki hati sosial untuk membantu masyarakat terdampak erupsi,” tegas Satuhandoko.

Bantuan sembako tidak hanya disalurkan kepada warga Desa Sumbersari yang berada di Huntap BSD, tetapi juga diberikan kepada warga Supiturang yang terdampak erupsi. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata solidaritas dan tanggung jawab sosial dunia konstruksi Lumajang dalam menghadapi musibah bencana alam. (Tulus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *