Medan, doreng45.com – Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, K.H. Zulfikar Hajar, Lc., memberikan pernyataan di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an yang berlokasi di Jalan Ngalengko No. 13, Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (3/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumatera Utara untuk memperkuat tali persaudaraan, baik antar suku maupun antar umat beragama, demi menjaga keharmonisan dan keamanan di bumi Tanah Deli.
“Kaum muslimin dan seluruh masyarakat Sumatera Utara yang saya cintai karena Allah, Sumatera Utara adalah tanah yang berkah, negeri yang dianugerahi Allah SWT dengan keberagaman suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini adalah sunnatullah, sebuah ketetapan keindahan dari Sang Pencipta yang harus kita jaga bersama dengan rasa syukur,” ujar K.H. Zulfikar Hajar.
Beliau mengingatkan bahwa Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya bahwa kedamaian dan rasa aman adalah fondasi utama dalam beribadah dan membangun kehidupan yang baik. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa di antara kalian yang memasuki pagi hari dalam keadaan aman di kelompoknya, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk harinya, maka seolah-olah dunia telah dianugerahkan kepadanya.”
Oleh karena itu, menurut K.H. Zulfikar, menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif bukan hanya tugas aparat kepolisian atau pemerintah semata, melainkan amanah bagi seluruh umat beragama.
Dalam pernyataannya, K.H. Zulfikar Hajar menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat Sumatera Utara:
- Memperkuat tali persaudaraan, baik Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, maupun Ukhuwah Basyariyah. Jangan biarkan perbedaan pandangan politik atau suku meretakkan persatuan.
- Lebih bijak dalam menerima berita di era digital. Terapkan prinsip tabayyun (konfirmasi/cek fakta) sebelum menyebarkan informasi.
- Menjauhi fitnah, ghibah, berita bohong (hoaks), serta ujaran kebencian yang dapat memicu konflik.
- Bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Laporkan potensi gangguan keamanan dengan cara yang santun dan sesuai hukum.
- Menebarkan kedamaian dalam setiap ucapan dan tindakan, baik di dunia nyata maupun di media sosial.
K.H. Zulfikar Hajar berharap masyarakat Sumatera Utara dapat menjadikan daerahnya sebagai rumah yang aman, teduh, dan penuh berkah bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya.
“Semoga Allah SWT senantiasa meridai ikhtiar kita, menjaga negeri kita, dan melimpahkan kedamaian serta kemakmuran untuk Sumut,” pungkasnya. (Tim)










