Babinsa Jatiroto Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air di Ponpes Miftahul Ulum

Lumajang, doreng45.com – Sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, Babinsa Banyuputih Kidul Koramil 0821-12/Jatiroto, Serda Yudik, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para siswa MA Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para santri yang mengikuti setiap materi yang disampaikan. Serda Yudik tidak hanya memberikan teori mengenai dasar-dasar PBB, tetapi juga mempraktikkan langsung berbagai gerakan dasar, seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, hingga gerakan berpindah tempat yang benar sesuai ketentuan.

banner 336x280

Pembekalan Wawasan Kebangsaan untuk Santri
Di sela-sela pelatihan, para peserta juga menerima pembekalan Wawasan Kebangsaan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai persatuan, semangat nasionalisme, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui materi tersebut, para santri diajak untuk memahami bahwa sebagai generasi penerus bangsa, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Babinsa: PBB dan Wasbang Bentuk Karakter Santri
Serda Yudik menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa untuk membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan sejak dini.

“Pelatihan PBB bukan sekadar mengajarkan gerakan baris-berbaris, tetapi juga melatih kedisiplinan, kekompakan, rasa tanggung jawab, dan kepemimpinan. Sementara melalui pembekalan wawasan kebangsaan, kami berharap para santri semakin memahami pentingnya mencintai tanah air, menghormati jasa para pahlawan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kepala Sekolah: Semangat Santri Luar Biasa
Sementara itu, Kepala Sekolah MA Ponpes Miftahul Ulum, H. Turmudi, menyampaikan bahwa para siswa mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat dan antusias. Menurutnya, materi PBB dan Wasbang menjadi bekal penting dalam membentuk karakter santri yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara.

“Kami melihat semangat luar biasa dari para siswa selama mengikuti pelatihan PBB maupun materi wawasan kebangsaan yang diberikan Babinsa. Mereka mengikuti setiap arahan dengan sungguh-sungguh, karena memahami bahwa kedisiplinan dan rasa cinta tanah air merupakan nilai yang harus ditanamkan sejak dini,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Pondok Pesantren Miftahul Ulum tidak hanya memiliki kemampuan dalam menerapkan disiplin melalui latihan PBB, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjaga persatuan, keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa mendatang. (Suhartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *