Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa dan Poktan Lumajang Kompak Sikat Hama Tikus

LUMAJANG, doreng45.com – Bukan di markas, bukan di meja rapat pagi itu Serda Khamim Tohari Muslih memilih turun langsung ke sawah. Babinsa Sukorejo Koramil 0821-17/Pasrujambe ini berjalan menyusuri pematang bersama para petani, menyisir titik-titik persembunyian hama tikus yang belakangan makin meresahkan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/5/2026).

Bersama Kelompok Tani (Poktan) Argorejo III di Dusun Karangtengah, mereka bergerak serentak — memasang racun blerang di jalur-jalur pergerakan tikus demi menyelamatkan tanaman padi dan palawija dari ancaman yang kian nyata.

banner 336x280

Metode yang digunakan bukan sembarangan. Racun blerang dipilih sebagai salah satu cara paling efektif untuk menekan populasi tikus secara cepat dan terukur.

PPL Desa Sukorejo Muhammad Firman memberikan arahan penggunaan racun blerang secara aman kepada anggota Poktan Argorejo III dalam kegiatan pembasmian hama tikus. (Foto: Sugianto)

Namun penggunaannya tidak asal-asalan. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sukorejo, Muhammad Firman, hadir langsung memberikan arahan teknis memastikan racun digunakan secara aman, tepat sasaran, dan tetap memperhatikan keselamatan lingkungan sekitar.

“Kalau dilakukan bersama-sama, hasilnya akan jauh lebih efektif. Tikus berkembang sangat cepat, jadi pengendalian harus dilakukan tepat waktu,” tegas Firman.

Bagi petani Sukorejo, kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas. Serda Khamim menegaskan bahwa pendampingan ini adalah bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan di tingkat desa.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar hama tikus tidak semakin meluas dan merusak tanaman petani. Harapannya hasil panen bisa meningkat dan petani tidak mengalami kerugian,” ujar Serda Khamim.

Selain memasang racun, petani juga diimbau untuk membersihkan lahan dan menutup lubang-lubang sarang tikus langkah berkelanjutan agar pengendalian tidak berhenti di satu titik saja.

Ketua Poktan Argorejo III, Rebbak, tidak menyembunyikan rasa syukurnya. Sinergi antara Babinsa dan PPL yang turun langsung ke lapangan menjadi energi tersendiri bagi para petani yang selama ini berjuang sendiri menghadapi serangan hama.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa dan arahan dari PPL. Semoga dengan kegiatan ini lahan pertanian bisa lebih aman dan hasil panen ke depan lebih baik,” ungkap Rebbak.

Kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong yang kental seluruh anggota kelompok tani bahu-membahu menyusuri areal persawahan, memastikan tidak ada satu pun titik rawan yang terlewat.

Serda Khamim pun menegaskan, pendampingan ini bukan yang terakhir. TNI akan terus hadir mendampingi petani dalam berbagai kegiatan pertanian karena kesejahteraan petani adalah bagian dari ketahanan bangsa.

(Sugianto/doreng45.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *