Takalar, doreng45.com – Halaman SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara (Polut) di Lingkungan Maronde, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polut, Kabupaten Takalar, Jumat pagi (24/4/2026) ramai oleh siswa-siswi, para guru, dan masyarakat. Bukan upacara, bukan demo. Pukul 07.30 Wita, 730 orang serentak turun dengan satu komando: bersihkan lingkungan sekolah.
Dipimpin langsung Danramil 1426-01/Polut, Kapten Inf Ashar, S.Pd. , giat karya bakti raksasa ini melibatkan:
- 50 personel Kodim 1426/Takalar
- Para perwira Kodim
- Lurah Malewang, Mustamin, S.T.
- Babinsa Sertu Abdul Gaffar
- Para kepala lingkungan
- 700 murid SMPN 1 Polut
- 15 warga
“Alhamdulillah 730 orang bisa kumpul pagi ini. Ini bukti kalau gotong royong belum mati. Terima kasih TNI, Pemkel, adik-adik pelajar. Insya Allah sapu kita hari ini jadi amal ibadah,” tegas Kapten Ashar di hadapan barisan yang memenuhi lapangan sekolah.
Kapten Ashar menekankan bahwa karya bakti ini adalah sekolah kehidupan.
“Kerja tulus ikhlas. Ajarkan anak-anak kita tiga hal: rasa keluarga, kerja sama, dan cinta lingkungan. Sekolah bersih, otak cerdas, badan sehat,” pesannya disambut tepuk tangan 700 siswa.
Selama 2 jam, gotong royong itu menyapu bersih semua sasaran:
- Sampah dan rumput liar di pekarangan sekolah
- Got (saluran air) yang mampet
- Pinggir jalan sepanjang 100 meter
- Area belakang sekolah yang selama ini jadi ‘markas’ sampah
Pemandangannya luar biasa. Perwira Kodim ikut angkut sampah bersama siswa. Lurah menyabit rumput di samping Babinsa. Siswi-siswi rebutan memungut plastik. Dalam sekejap, SMPN 1 Polut berubah kinclong.
Pukul 09.35 Wita , kegiatan tuntas dalam keadaan aman. 730 orang pulang dengan keringat dan rasa bangga. Ini bukan sekadar kerja bakti. Ini adalah deklarasi: Malewang cinta bersih, dan TNI menjadi motornya.
Dahlan Bani, SE










