Langkah Awal TMMD ke-128 di Trenggalek, Renovasi 9 RTLH dan Jalan 752 Meter Jadi Sasaran Utama

Trenggalek, doreng45.com – Di sebuah sudut Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek , semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat terlihat sejak pagi, Sabtu (11/4/2026). Bukan sekadar kebersamaan, kemanunggalan itu merupakan awal lahirnya perubahan besar melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek.

Meski belum resmi dibuka, program ini mulai bergerak cepat. Beberapa sasaran fisik sudah disentuh, salah satunya renovasi sembilan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) . Bagi warga berpenghasilan rendah, program ini bukan hanya pembangunan, tetapi juga jawaban atas kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.

banner 336x280
Kondisi jalan yang akan ditingkatkan sepanjang 752 meter menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo, lengkap dengan tanggul penahan 8 titik dan gorong-gorong Uditch. (Foto: Dokumentasi Kodim/doreng45.com)

Danrem 081/DSJ: Pra TMMD Pastikan Hasil Maksimal

Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto , menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, Pra TMMD yang dilakukan untuk memastikan hasil dari setiap sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dan optimal.

“Program TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari. Untuk itu Pra TMMD diperlukan untuk memastikan seluruhnya berjalan sesuai target dan juga hasilnya lebih maksimal,” katanya dalam keterangan.

Program Unggulan KASAD: RTLH, Sumur Bor, dan Jambanisasi

Kolonel Untoro mengungkapkan, renovasi RTLH yang dilaksanakan merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang dihadirkan dalam TMMD ke-128 di Desa Sukorejo. Selain itu juga:

  • TNI Manunggal Air melalui pembangunan sumur bor di 5 titik
  • Jambanisasi di 5 titik

Sasaran Utama: Peningkatan Jalan 752 Meter

Sementara itu, sasaran utama dalam TMMD tersebut berupa peningkatan kondisi jalan sepanjang 752 meter yang menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo.

Guna meningkatkan keamanan dan daya tahan jalan, Danrem menyampaikan bahwa jalan tersebut juga akan dilengkapi dengan pembangunan tanggul penahan di delapan titik dan gorong-gorong Uditch sebanyak tiga titik.

Sasaran Nonfisik untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sedangkan untuk sasaran nonfisik akan dilakukan dalam bentuk:

  • Baksos (Bakti Sosial)
  • Pengobatan gratis
  • UMKM
  • Penanganan stunting
  • Berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat

Harapan Baru untuk Warga Sukorejo

Seluruh sasaran tersebut diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata sekaligus membuka harapan baru bagi warga Desa Sukorejo dan sekitarnya.

Di Desa Sukorejo, perubahan memang belum dirasakan. Namun, lewat langkah kecil yang sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, harapan besar itu mulai tumbuh perlahan, tapi pasti. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Arwang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *