APTIKNAS Dorong Enam Program Strategis Digital Nasional dalam Audiensi dengan Menteri Ekraf

Jakarta, doreng45.com – Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia melalui enam program strategis yang dipaparkan dalam audiensi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, asosiasi industri, dan pelaku ekosistem digital nasional dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis teknologi yang kini semakin dipandang sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia (the new engine of growth) .

banner 336x280

Pertemuan yang berlangsung pada 12 Maret 2026 di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, dipimpin langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan dihadiri oleh sejumlah asosiasi industri digital, antara lain APTIKNAS, ADIGSI, AFTECH, serta Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia.

Foto bersama jajaran APTIKNAS dan pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif usai audiensi, sebagai simbol sinergi pemerintah dan asosiasi industri digital. (Foto: doreng45.com)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, SH (Hoky) , memaparkan berbagai program prioritas yang dirancang untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia sekaligus mendukung pengembangan talenta digital, inovasi teknologi, serta pertumbuhan industri teknologi nasional.

Hoky hadir didampingi Wakil Ketua Umum III Bidang Kerja Sama, Event, dan Hubungan Internasional, Andi Mulja Tanudiredja , serta Ketua Komtap Kerja Sama & Event, Aditya Adiguna.

Menurut Hoky, transformasi digital telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru yang harus diantisipasi secara serius.

“Digitalisasi memang memberikan kemudahan dan peluang ekonomi yang sangat besar. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi juga membawa berbagai risiko seperti penipuan digital, serangan siber, serta kejahatan berbasis teknologi lainnya. Karena itu, penguatan keamanan siber dan kepercayaan digital menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Hoky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP APKOMINDO, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta Wakil Ketua Umum DPP SPRI.

Ia menegaskan bahwa APTIKNAS sejak awal berdiri sebagai transformasi dari APKOMINDO yang didirikan pada tahun 1991 dan kini telah berusia 35 tahun , tetap konsisten membawa semangat untuk mendorong perkembangan industri teknologi nasional agar mampu bersaing di tingkat global.

Dalam audiensi tersebut, APTIKNAS memaparkan enam program strategis yang diharapkan dapat dikolaborasikan dengan pemerintah guna mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional:

1. National Cybersecurity Connect 2026
Forum nasional yang bertujuan memperkuat kesadaran serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya ancaman keamanan siber. Kegiatan ini telah berkembang menjadi salah satu event keamanan siber terbesar di Indonesia dan dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Bidakara Jakarta.

2. ASOCIO Digital AI Summit 2026 dan ASOCIO Digital AI Award
Forum internasional yang akan diselenggarakan pada 29–31 Juli 2026 di Raffles Hotel Jakarta , menghadirkan pelaku industri teknologi, pemerintah, serta komunitas digital dari berbagai negara di kawasan Asia-Oceania. ASOCIO (Asian-Oceanian Computing Industry Organization) merupakan organisasi payung industri teknologi informasi di kawasan Asia-Pasifik. Kegiatan ini diperkirakan dihadiri 800 delegasi dari 24 negara anggota ASOCIO.

3. Indonesia Game Experience
Inisiatif yang bertujuan mendorong pertumbuhan industri gim nasional sebagai bagian penting dari sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi. Program ini akan diselenggarakan di lima kota besar di Indonesia dan memberikan ruang bagi para pengembang gim lokal untuk menampilkan karya mereka kepada publik.

4. Warkop Digital (Warung Kopi Digital)
Inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang mengadopsi budaya warung kopi sebagai ruang pembelajaran teknologi serta pengembangan inovasi digital di tingkat komunitas. Program ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital serta kewirausahaan digital baru dari daerah.

5. Roadshow Teknologi di 10 Kota
Program yang bertujuan memperluas penyebaran pengetahuan teknologi informasi sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis digital di berbagai daerah. Program ini menekankan pentingnya kesadaran para pemimpin transformasi digital terhadap aspek keamanan dan kedaulatan data nasional.

6. Mall APTIKNAS
Platform kolaborasi industri yang dirancang sebagai pusat ekosistem teknologi bagi para anggota APTIKNAS dan mitra industri. Platform ini dikembangkan sebagai digital marketplace nasional yang menghubungkan berbagai pelaku dalam ekosistem teknologi dan ekonomi kreatif.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif yang dipaparkan oleh asosiasi industri digital.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai inisiatif yang disampaikan oleh asosiasi. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem berbasis teknologi, baik dalam pengembangan talenta digital, akses pasar, maupun akses pembiayaan,” ujar Menteri Riefky.

Menteri Riefky juga memaparkan program strategis pemerintah melalui 8 ASTA EKRAF , yaitu Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya, yang dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif, antara lain Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam , Direktur Jasa TIK Abdul Malik , Direktur Teknologi Digital Baru Dandy Yudha Feryawan , serta Direktur Aplikasi Tri Wahyudi.

Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, pemerintah dan asosiasi sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi, serta penguatan ekosistem inovasi berbasis teknologi di Indonesia.

Ke depan, kerja sama antara pemerintah dan asosiasi diharapkan dapat mendorong Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi , tetapi juga berkembang sebagai produsen inovasi teknologi digital yang kompetitif di tingkat global.

Bagi APTIKNAS, kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk mempercepat pengembangan industri teknologi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi digital dunia.

“APTIKNAS siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang kuat, aman, dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas, Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam ekonomi digital global,” tutup Hoky.

HGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *