Babinsa Tunjung dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Selokan 200 Meter di Randuagung Lumajang

Lumajang, doreng45.com – Wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat, Babinsa Tunjung Koramil 0821-07/Randuagung, Serda Ferik Sasmita , bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Tunjung dan warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan selokan di Dusun Krajan, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang , Jumat (6/3/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan selokan sepanjang kurang lebih 200 meter yang berada di kawasan permukiman warga. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat endapan tanah, sampah, serta rumput liar yang menutupi aliran air, sehingga diharapkan dapat memperlancar saluran drainase dan mencegah terjadinya genangan air saat musim hujan.

banner 336x280

Saat dikonfirmasi, Babinsa Tunjung, Serda Ferik Sasmita , mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kerja bakti ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Dengan selokan yang bersih dan lancar, diharapkan dapat mencegah banjir serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Tunjung, Ahmad Nurholis Majid, S.Pd. , yang hadir dan didampingi Kepala Dusun Krajan , menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan selokan tersebut memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, setelah selokan dibersihkan, aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mencegah terjadinya genangan yang berpotensi menimbulkan banjir kecil di lingkungan permukiman warga.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi selokan yang bersih akan membantu menjaga kesehatan lingkungan karena dapat mengurangi potensi berkembangnya sarang nyamuk serta bau tidak sedap akibat sampah yang menumpuk.

“Dengan dibersihkannya selokan ini, aliran air menjadi lancar sehingga risiko genangan dapat diminimalisir. Lingkungan juga menjadi lebih bersih dan sehat, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” jelasnya.

Pembersihan selokan sepanjang 200 meter di kawasan permukiman memiliki sejumlah manfaat penting:

  • Mencegah banjir akibat saluran air yang tersumbat.
  • Mengurangi risiko penyakit seperti demam berdarah dan malaria yang disebabkan nyamuk berkembang biak di genangan air.
  • Menghilangkan bau tidak sedap dari sampah yang membusuk.
  • Meningkatkan estetika lingkungan desa yang lebih bersih dan rapi.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.

Guntur Trimulyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *