Lumajang, doreng45.com – Babinsa Pulo Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Andrianto , memberikan pencerahan tentang bahaya kenakalan remaja di lingkungan pendidikan dalam kegiatan Pondok Ramadhan yang digelar di MI Fajrul Islam 1, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Selasa malam (24/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah MI Fajrul Islam 1, Imroatus Sholikah, S.Pd. , para dewan guru, serta para siswa-siswi yang mengikuti rangkaian kegiatan Pondok Ramadhan.
Babinsa: Manfaatkan Ramadan untuk Perbaiki Diri
Dalam penyampaiannya, Serda Andrianto menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba.
Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan sebagai sarana meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta membentuk akhlak yang baik.
“Generasi muda harus memiliki cita-cita dan masa depan yang jelas. Hindari pergaulan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun sekolah. Jadilah pelajar yang disiplin, berprestasi, dan berakhlak mulia,” pesannya.
Kepala Sekolah: Sinergi dengan TNI Sangat Penting
Kepala Sekolah MI Fajrul Islam 1, Imroatus Sholikah, S.Pd. , menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta kontribusi Babinsa dalam memberikan motivasi dan wawasan kepada para siswa.
Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah dan aparat kewilayahan sangat penting dalam membentuk karakter serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya kenakalan remaja.
Pondok Ramadhan sebagai Wadah Pembinaan Karakter
Kegiatan Pondok Ramadhan di sekolah menjadi momentum strategis untuk membina karakter siswa, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga sosial dan moral. Kehadiran figur seperti Babinsa memberikan perspektif tambahan tentang pentingnya disiplin dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Antusiasme Siswa dan Harapan ke Depan
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diharapkan mampu memberikan pemahaman serta dampak positif bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari, khususnya selama bulan Ramadhan. Dengan bekal nilai-nilai moral yang kuat, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Toloes.SH










