Boyolali, doreng45.com – Kodim 0724/Boyolali resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Selasa (10/2/2026). Program kolaboratif antara TNI, Pemerintah Kabupaten Boyolali, dan masyarakat ini bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui pendekatan gotong royong.
Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membuka kegiatan secara simbolis dengan penandatanganan naskah serta pemukulan kentongan. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa kemajuan Boyolali berawal dari desa yang kuat dan mandiri.

Pelaksanaan TMMD di Desa Mliwis didukung anggaran sebesar Rp751 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Boyolali, serta swadaya masyarakat. Sinergi pembiayaan ini mencerminkan kebersamaan lintas sektor dalam membangun wilayah.
Sasaran fisik utama program ini meliputi:
- Betonisasi jalan sepanjang 884 meter
- Pembangunan talud dengan volume 262,9 meter kubik
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara signifikan.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia, antara lain:
- Penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan
- Sosialisasi pencegahan pernikahan dini
- Pelayanan kesehatan dan KB
- Pembinaan generasi muda
- Pemberdayaan UMKM
Melalui program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” ini, Pemkab Boyolali berharap Desa Mliwis semakin maju dan sejahtera. Masyarakat diajak untuk berperan aktif serta menjaga hasil-hasil pembangunan agar semangat kebersamaan dan persatuan terus terpelihara.
Dengan sinergi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan warga, TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Boyolali diharapkan menjadi model pembangunan partisipatif yang dapat direplikasi di desa-desa lainnya.
Agus Kemplu










