Bersihkan Rest Area Kopi Jatian, Babinsa Kenongo Dukung UMKM Desa di Lumajang

Lumajang, doreng45.com – Babinsa Kenongo Koramil 0821-04/Gucialit, Serda Moch. Agus Arifin, bersama Pemerintah Desa dan warga melaksanakan kerja bakti pembersihan Rest Area Kopi Jatian Kenongo di Dusun Margodadi, Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Lumajang, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan fasilitas umum sekaligus mendukung pengembangan UMKM desa.

“Kerja bakti ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap fasilitas umum yang menjadi kebanggaan desa,” ujar Serda Moch. Agus Arifin.

banner 336x280

Rest Area Kopi Jatian merupakan salah satu titik singgah favorit wisatawan yang melintas di kawasan Gucialit. Pembersihan area, pemangkasan rumput liar, dan penataan lingkungan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Kepala Desa Kenongo, Slamet Triono, menegaskan bahwa rest area ini memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian warga, khususnya pelaku usaha kopi dan produk lokal. “Lingkungan yang bersih dan nyaman akan meningkatkan minat pengunjung dan berdampak positif pada pendapatan UMKM,” ungkapnya.

Pendampingan Babinsa dalam kerja bakti ini merupakan implementasi pembinaan teritorial yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga pada pengembangan potensi desa. Keterlibatan TNI dalam menjaga kebersihan dan estetika kawasan wisata menunjukkan peran aktif aparat dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dan pariwisata lokal.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi penggerak semangat gotong royong dan memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga aset bersama.

Dengan fasilitas rest area yang bersih dan tertata, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. Hal ini akan berdampak langsung pada omzet UMKM, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Kolaborasi antara Babinsa, perangkat desa, dan warga ini menjadi model pembangunan partisipatif yang efektif, di mana perawatan fasilitas umum dan pengembangan ekonomi berjalan beriringan.

Sugianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *