Polri Fasilitasi Petani Jagung: Akses KUR Rp 180 Triliun & Jamin Harga Serap Bulog Rp 6.400/kg

Jakarta, doreng45.com – Dalam upaya menguatkan ketahanan pangan nasional, Polri menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himbara untuk membangun ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Rakor yang dipimpin Brigjen Langgeng Purnomo, Karobinkar SSDM Polri, juga diikuti seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, Jumat (6/2/2026).

“Kami evaluasi capaian 2025, di mana Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak. Rakor ini untuk konsolidasi dan kolaborasi strategi agar 2026 lebih baik lagi,” ujar Brigjen Langgeng Purnomo.

banner 336x280

Polri hadir sebagai jembatan bagi Kelompok Tani (Poktan) jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan yang melibatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Polri memfasilitasi akses petani ke Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, mewakili Himbara menyatakan, BRI telah menyiapkan plafon Rp 180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di sektor pertanian, termasuk ekosistem jagung pada tahun 2026.

Tidak hanya urusan modal, Polri juga memberikan perlindungan harga kepada petani dengan menjaga stabilitas. Polri mencegah hasil panen jatuh ke tengkulak dengan harga rendah melalui kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap panen dengan harga lebih baik.

Berdasarkan surat dinas internal, Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung untuk cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 6.400 per kilogram.

“Fokus kami menjaga harga di tingkat petani minimal sesuai HPP. Di Jabar dan Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani, mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog,” jelas Brigjen Langgeng.

Program ini bertujuan mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jeratan tengkulak, dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, petani diharapkan mampu membayar pinjaman tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mendorong kesejahteraan petani jagung Indonesia menuju ketahanan pangan yang mandiri.

Tim doreng45.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *