Babinsa Jatisari & Warga Kerja Bakti Bersihkan Sumber Mata Air di Lumajang

Lumajang, doreng45.com – Untuk menjaga akses air bersih bagi warga, Babinsa Jatisari Koramil 0821-10/Tempeh, Sertu Bonaji, bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan sumber mata air di Dusun Cerme Wetan, Desa Jatisari, Tempeh, Lumajang, Rabu (4/2/2026). Sumber air ini menjadi penopang vital saat pasokan PDAM terganggu.

“Sumber mata air ini sangat penting. Dengan kerja bakti, kami harap kebersihan dan kelestariannya terjaga sehingga dapat terus dimanfaatkan warga,” ujar Sertu Bonaji.

banner 336x280

Sumber Air Alternatif yang Menjadi Penyelamat

Sumber mata air di Dusun Cerme Wetan berfungsi sebagai penyangga kebutuhan air bersih sehari-hari, terutama ketika jaringan PDAM mengalami kendala teknis atau kekeringan. Pemeliharaannya secara berkali-kali oleh warga dan TNI menunjukkan kesadaran akan pentingnya ketahanan air di tingkat komunitas.

Kepala Dusun Cerme Wetan, Nursuwadi, menekankan bahwa perawatan rutin sangat mempengaruhi kualitas dan kelancaran aliran air. “Dengan pembersihan bersama, sumber ini dapat terus jadi alternatif kebutuhan air bersih masyarakat,” jelasnya.

Gotong Royong sebagai Strategi Ketahanan Lingkungan

Warga Desa Jatisari menggunakan peralatan sederhana untuk merawat dan menjaga kebersihan sumber mata air yang menjadi andalan saat pasokan PDAM terganggu. (Foto: doreng45.com)

Kegiatan ini tidak hanya membersihkan fisik sumber air, tetapi juga memperkuat gotong royong sebagai fondasi ketahanan lingkungan. Keterlibatan aktif Babinsa Jatisari memobilisasi partisipasi warga dan menegaskan peran TNI sebagai mitra masyarakat dalam menjaga aset vital desa.

Sinergi antara TNI, perangkat dusun, dan warga ini merupakan model kolaborasi efektif untuk mengatasi masalah dasar seperti ketersediaan air bersih dengan sumber daya lokal.

Investasi untuk Kesehatan dan Keberlanjutan Desa

Dengan memastikan sumber mata air tetap bersih dan terlindungi, kegiatan ini merupakan investasi langsung bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Air bersih yang terjaga kualitasnya dapat mencegah penyakit dan mendukung aktivitas ekonomi rumah tangga.

Di tengah tantangan perubahan iklim yang dapat memengaruhi ketersediaan air, aksi kolektif semacam ini menjadi langkah preventif yang sangat berarti bagi ketahanan desa.

Guntur Trimulyo