Lumajang, doreng45.com – Gotong royong masih menjadi kekuatan pembangunan di tingkat desa. Babinsa Sumberpetung Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Baron Adi Saputro, mendampingi warga dalam kerja bakti pengecoran jalan rabat beton sepanjang 250 meter di Dusun Krajan RT 006, Desa Sumberpetung, Ranuyoso, Lumajang, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan perangkat desa dan warga setempat untuk meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan. “Pendampingan ini untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membangun desa,” ujar Kopka Baron Adi Saputro.
Pembangunan jalan beton ini bertujuan memperlancar mobilitas warga, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan harian. Jalan yang baik diharapkan dapat mengurangi biaya transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan aksesibilitas menuju fasilitas umum.
Kepala Dusun Krajan, Bebun Hariyanto, menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Desa Sumberpetung. “Kami akan terus memprioritaskan pembangunan dan perbaikan sarana jalan lingkungan secara bertahap, sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran desa,” jelasnya.
Kehadiran Babinsa Sumberpetung dalam kerja bakti ini bukan sekadar pemberi tenaga, tetapi juga sebagai penggerak partisipasi dan perekat hubungan sosial. Keterlibatan TNI dalam kegiatan sipil seperti ini merupakan implementasi dari pembinaan teritorial, yang bertujuan memperkuat kedekatan dan solidaritas antara prajurit dengan warga binaan.
Sinergi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat dan efisien dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan.
Penyelesaian jalan beton ini diharapkan menjadi stimulus bagi pembangunan infrastruktur lain di desa. Selain manfaat langsung berupa akses yang lebih baik, kegiatan gotong royong juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab warga terhadap aset publik di lingkungan mereka.
Komitmen untuk membangun secara mandiri dan bertahap ini mencerminkan semangat kemandirian desa, di mana kebutuhan dasar seperti infrastruktur jalan dapat diatasi dengan sumber daya lokal dan semangat kebersamaan.
Firman










