Tambrauw, doreng45.com – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 763/SBA, khususnya Pos Fef, melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat di Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Jumat (30/1/2026). Kegiatan yang dipimpin Danpos Fef Letda Inf Mohammad Fandy ini bertujuan mempererat hubungan dan semangat gotong royong TNI dengan warga perbatasan.
Prajurit dan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan dan memperbaiki fasilitas umum. “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian satgas sekaligus sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap dapat terus menjalin kebersamaan dan meringankan pekerjaan masyarakat,” ujar Letda Inf Mohammad Fandy.
Antusiasme warga terlihat jelas dalam aksi kebersihan ini. Kekompakan antara prajurit Satgas Yonif 763/SBA dan masyarakat mencerminkan hubungan harmonis yang dijaga di wilayah tapal batas. Selain membangun lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga menjadi media interaksi sosial yang positif.
Masyarakat Distrik Fef menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran prajurit yang selalu siap membantu dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Karya bakti bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga investasi sosial dan keamanan. Dengan terlibat langsung dalam menyelesaikan masalah sehari-hari warga, Satgas Pamtas membangun kepercayaan (trust) dan rasa aman yang lebih dalam. Hal ini merupakan pondasi penting untuk menciptakan stabilitas dan kesejahteraan wilayah perbatasan yang berdaulat.
Hubungan baik yang dibangun dari hal-hal kecil seperti membersihkan lingkungan bersama ini berkontribusi pada ketahanan nasional di garis terdepan negara.
Keikutsertaan Satgas Yonif 763/SBA dalam pembangunan sosial di Distrik Fef menunjukkan komitmen TNI yang tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar. Di tengah tantangan geografis yang berat, aksi nyata seperti ini memiliki nilai yang sangat berarti bagi warga.
Diharapkan sinergi dan hubungan harmonis antara satgas dan masyarakat perbatasan terus terjaga, menjadi model kemitraan yang saling menguntungkan dan mendukung pembangunan daerah perbatasan yang maju dan berdaulat.
Pen Yonif 763/SBA










