Babinsa Grati Bantu Warga Perbaiki Gorong-gorong untuk Antisipasi Banjir

Lumajang, doreng45.com – Aksi nyata TNI untuk mengatasi permasalahan infrastruktur dasar kembali ditunjukkan di tingkat desa. Babinsa Grati Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serda Ardiyoso, turun langsung membantu warga dalam kerja bakti perbaikan dan pembuatan rangka gorong-gorong di Dusun Krajan RT 005, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperbaiki saluran air yang sering bermasalah saat musim hujan, sekaligus mengajak warga menjaga semangat gotong royong. “Kami hadir untuk membantu dan mendorong kebersamaan warga. Melalui kerja bakti, lingkungan jadi lebih baik dan masyarakat semakin solid,” ujar Serda Ardiyoso.

banner 336x280

Kerja bakti ini difokuskan pada titik yang menjadi sumber genangan air. Perbaikan dan pembuatan rangka gorong-gorong dianggap sebagai solusi langsung untuk meningkatkan kapasitas drainase, mencegah banjir lokal, dan mengurangi potensi penumpukan sampah di saluran air.

Ketua RT 005 Dusun Krajan, Kayubi, menegaskan pentingnya perbaikan ini. “Saluran air yang berfungsi baik akan mencegah genangan dan tumpukan sampah penyebab penyakit. Lingkungan bersih berawal dari kepedulian bersama,” jelasnya.

Keterlibatan aktif Babinsa Grati bukan sekadar pemberi tenaga, tetapi juga berperan sebagai katalisator yang memotivasi dan menyemangati partisipasi warga. Hal ini merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial TNI dalam memperkuat hubungan dan kerja sama dengan masyarakat.

Aksi gotong royong ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara aparat keamanan dan warga dapat menghasilkan solusi swadaya untuk masalah lingkungan sehari-hari, tanpa harus menunggu intervensi proyek besar.

Dengan gorong-gorong yang berfungsi optimal, diharapkan terjadi sejumlah perbaikan, antara lain:

  1. Pencegahan Banjir: Aliran air lancar, mengurangi risiko genangan dan banjir di permukiman.

  2. Peningkatan Kesehatan: Mengurangi tempat berkembang biak nyamuk dan sumber penyakit lainnya.

  3. Kenyamanan Lingkungan: Lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk ditinggali.

  4. Penguatan Modal Sosial: Semangat kebersamaan dan gotong royong warga semakin terpupuk.

Kegiatan ini membuktikan bahwa pembangunan lingkungan yang berkelanjutan dimulai dari inisiatif lokal dan kolaborasi yang tulus antar semua pihak.

Toloes.SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *