Pelantikan 2 Pejabat Kunci Kemenparekraf Disambut Industri TIK, Kolaborasi Hexa-Helix Dimulai

Jakarta, doreng45.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) sekaligus Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadeparekraf) Teuku Riefky Harsya resmi melantik dua pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (29/1/2026). Pelantikan Kiagoos Irvan Faisal sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Tri Wahyudi sebagai Direktur Aplikasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab besar. Kepala Biro Komunikasi memegang peran sentral dalam membangun narasi kebijakan, sementara Direktur Aplikasi menjadi kunci dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital,” tegas Menparekraf Teuku Riefky dalam sambutannya di Jakarta.

banner 336x280

Kiagoos Irvan Faisal ditugaskan membangun komunikasi publik yang kredibel dan transparan, sementara Tri Wahyudi akan memimpin percepatan transformasi digital sektor ekonomi kreatif melalui inovasi aplikasi dan teknologi. Menteri Riefky menekankan bahwa mereka harus menjadi teladan dengan budaya kerja profesional, inovatif, dan kolaboratif untuk mewujudkan mandat pemerintah.

“Bekerjalah dari hati dengan penuh dedikasi dan integritas. Bersama Indonesia Maju, kita wujudkan Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Pelantikan ini mendapat sambutan positif dari dunia industri. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso (Hoky), menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk memperkuat kolaborasi.

“Kami melihat potensi kerja sama yang sangat besar, mulai dari pengembangan aplikasi, penguatan talenta digital, hingga akselerasi adopsi teknologi bagi pelaku ekonomi kreatif,” ujar Hoky yang juga menjabat Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN) dan Ketua Dewan Pengawas AGKDI.

Hoky menyatakan bahwa asosiasi yang dipimpinnya akan menyelaraskan pendekatan dengan konsep Hexa-Helix Kemenparekraf, yang melibatkan enam pihak: pemerintah, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, komunitas, serta lembaga keuangan dan investor.

Ia juga menyoroti kemudahan sinergi berkat hubungan profesional yang telah terjalin. “Kami sangat mengenal baik Bapak Tri Wahyudi, yang selama di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah menjadi mitra diskusi produktif. Termasuk dengan Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Bapak Muhammad Neil El Himam, kami memiliki sejarah kerja sama yang baik di Kementerian Kominfo sebelumnya,” papar Hoky.

Dengan struktur kepemimpinan yang diperkuat dan dukungan strategis dari asosiasi seperti APTIKNAS, APKOMINDO, PERATIN, dan AGKDI, Kemenparekraf diharapkan semakin efektif menjalankan mandatnya. Fokus utama adalah mendorong kemandirian bangsa, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mengakselerasi industri kreatif yang berdaya saing global menuju Visi Indonesia Emas 2045.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekonomi kreatif yang benar-benar berdampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Hoky.

Heintye G Mandagie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *