Lumajang, doreng45.com – Aksi gotong royong antara TNI dan warga menyasar bahaya laten di pinggir jalan. Babinsa Koramil 0821-13/Kunir, Sertu Harianto Dwi Cahyono, bersama dua personel lainnya dan masyarakat setempat, melakukan kerja bakti penebangan pohon tua dan rapuh di Dusun Sumbersari, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Lumajang, Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah potensi kecelakaan, mengingat pohon tersebut sudah dalam kondisi rentan tumbang, terutama saat angin kencang atau cuaca ekstrem.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” ujar Sertu Harianto Dwi Cahyono kepada doreng45.com. Ia menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah bagian tak terpisahkan dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian nyata TNI terhadap keselamatan dan lingkungan warga binaannya.
Dengan peralatan seadanya namun penuh semangat, mereka bahu-membahu menebang pohon yang membahayakan tersebut dan membersihkan seluruh ranting serta sisa-sisa kayu dari badan jalan. Aksi cepat ini membuat akses transportasi warga kembali lancar dan aman.
Kepala Desa Kunir Lor, Yudi Purnomo, memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan dan kesigapan Babinsa serta personel Koramil. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang erat antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan lingkungan desa.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Babinsa. Kerja bakti seperti ini bukan hanya menyelesaikan masalah, tetapi lebih jauh lagi, ia mencerminkan dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi jiwa Desa Kunir Lor,” tutur Yudi.
Aksi kerja bakti penebangan pohon ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa yang proaktif mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah sederhana namun krusial—seperti pohon rapuh yang mengancam—memperkuat rasa aman dan kepercayaan warga terhadap institusi TNI. Ini juga meningkatkan kesadaran kolektif warga untuk ikut serta dalam pemeliharaan lingkungan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitarnya.
Dengan langkah-langkah kongkrit seperti ini, diharapkan sinergi antara komponen bangsa semakin solid, menciptakan ketahanan masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari yang bersifat lokal hingga nasional. (guntur trimulyo)










