18 Bumn Bangun Huntara Di Aceh, Kepala BP BUMN Tinjau Langsung Progres

Aceh Tamiang, doreng45.com – Sebanyak 18 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi membangun Hunian Sementara (Huntara) untuk korban bencana di Aceh. Progres pembangunan yang berlokasi di areal konsesi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) di Aceh Tamiang ini, langsung ditinjau oleh Chief Operation Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, Senin (29/12/2025).

Dalam peninjauan di Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Dony didampingi Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko K. Santosa, dan Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko. Tujuannya adalah memastikan percepatan realisasi hunian bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat bencana.

banner 336x280

Komitmen dan Kolaborasi Grup PTPN

Lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di areal konsesi PTPN I, Kebun Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang, yang akan menampung korban bencana.

Jatmiko K. Santosa menegaskan komitmen Grup PTPN dalam penyediaan lahan dan dukungan penuh. “Melalui kolaborasi operasi bersama (KSO) PTPN IV dan PTPN I, kami berdedikasi menyiapkan lahan untuk Huntara, bahkan Hunian Tetap (Huntap) jika diperlukan. Kami akan full support,” tegas Jatmiko.

Sementara itu, Tio Handoko menyatakan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial dan kepedulian untuk meringankan beban warga Aceh. “Kami berharap hunian ini dapat dimanfaatkan dan dijaga sebaik-baiknya,” ujar Tio Handoko.

Dukungan Lintas Sektor BUMN
Pembangunan Huntara ini merupakan hasil kolaborasi besar-besaran yang melibatkan 18 BUMN dari berbagai sektor, antara lain:

  • Holding Perkebunan Nusantara III (PTPN I, PTPN IV)

  • Energi & Infrastruktur: Pertamina, PLN, Hutama Karya, Adhi Karya, Nindya Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan, Brantas Abipraya.

  • Telekomunikasi & Keuangan: Telkom Indonesia, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Tabungan Negara (BTN).

Sinergi lintas BUMN ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian Huntara, sehingga masyarakat terdampak segera mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak dan aman sembari mempersiapkan pemulihan jangka panjang.

Oleh: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *