Lumajang, doreng45.com – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa. Babinsa Dawuhan Wetan Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Anto Budi Hartotok, bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembangunan saluran irigasi di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (16/12/2024).
Kegiatan ini bertujuan mendukung kelancaran sistem pengairan pertanian yang menjadi sektor vital bagi kehidupan masyarakat desa. Pembangunan saluran irigasi diharapkan dapat menjamin ketersediaan air secara merata ke area persawahan, sehingga produktivitas lahan warga meningkat secara berkelanjutan.
Keterlibatan Babinsa untuk Kesejahteraan Pertanian
Sertu Anto Budi Hartotok menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendampingan merupakan wujud sinergi dan kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
“Pembangunan saluran irigasi ini sangat penting untuk menunjang sektor pertanian. Melalui gotong royong, kami berharap petani dapat merasakan manfaat nyata berupa pengairan yang lebih lancar sehingga hasil panen ke depan semakin optimal,” ungkapnya.
Proses Gotong Royong dan Manfaat Jangka Panjang
Dalam kegiatan karya bakti tersebut, Babinsa bersama warga bahu-membahu melakukan penggalian saluran, pemasangan material, serta perapian jalur irigasi. Kerja sama yang solid ini bertujuan agar aliran air dapat mengalir dengan lancar, tertata, dan menjangkau seluruh lahan pertanian.
Kepala Dusun Krajan 2, Saiful, menjelaskan bahwa pembangunan saluran irigasi memiliki manfaat strategis jangka panjang bagi warga. Menurutnya, saluran ini tidak hanya berfungsi untuk mengalirkan air ke sawah secara merata, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan dalam menghadapi musim kemarau.
“Dengan adanya saluran irigasi yang tertata dan kuat, kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkesinambungan. Ke depan, petani tidak lagi khawatir terhadap ketidakmerataan aliran air, sehingga pola tanam bisa lebih teratur dan produktivitas lahan meningkat dari waktu ke waktu,” pungkas Saiful.
Investasi Desa untuk Ketahanan Pangan
Ia menambahkan bahwa pembangunan irigasi ini merupakan investasi desa yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk mendukung ketahanan pangan maupun meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, keberadaan irigasi yang baik juga diharapkan mampu menjaga kesuburan tanah serta meminimalkan risiko gagal panen.
Melalui kegiatan gotong royong pembangunan saluran irigasi, selain terciptanya sarana pertanian yang memadai, juga semakin mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa dan ketahanan pangan wilayah. (Sugianto)










