Denpasar, doreng45.com – Transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia semakin digencarkan melalui kolaborasi multi-pihak. Yorindo Communication bersama DPD APKOMINDO Bali dan APTIKNAS sukses menggelar roadshow “AI Driven Hospital: Menuju Hospital 5.0 yang Aman dan Efisien” di Harris Convention Center Denpasar, Kamis (4/12/2025).
Acara yang dihadiri lebih dari 150 pelaku industri kesehatan ini bertujuan membangun fondasi kuat untuk adopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di rumah sakit, dengan menekankan aspek regulasi, infrastruktur, dan keamanan siber.
Dalam sambutan pembuka, Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menegaskan bahwa pertanyaan utama bukan lagi perlu atau tidak, melainkan bagaimana menyiapkan fondasi yang kuat.
“Gelombang AI tidak akan menunggu kesiapan kita. Fondasi regulasi, tata kelola data, dan kepatuhan hukum adalah prasyarat mutlak sebelum melompat ke teknologi canggih. Tanpa itu, AI bisa menjadi bumerang,” tegas pria yang akrab disapa Hoky.
Ia memaparkan Tiga Pilar Regulasi yang harus dipenuhi: pemahaman terhadap UU Kesehatan No. 17/2023 dan UU PDP No. 24/2022, peran asosiasi sebagai penghubung, serta strategi implementasi nyata seperti AI Readiness Assessment.
Widyan Prasetyo, Plt. Ketua DPD APKOMINDO Bali, menekankan bahwa teknologi AI membutuhkan infrastruktur pendukung yang tangguh. “Jaringan fiber optik yang stabil dan data center yang andal adalah kebutuhan kritis untuk sistem rumah sakit modern. Tanpa fondasi infrastruktur yang kokoh, investasi AI tidak akan optimal,” jelasnya.
Aspek keamanan siber juga menjadi perhatian utama. Irvan Abdurachman dari SANGFOR menegaskan bahwa investasi dalam firewall, endpoint protection, dan sistem keamanan berlapis harus didahulukan sebelum mengadopsi AI, guna mencegah risiko kebocoran data pasien yang sensitif.
Acara ini juga menampilkan demo interaktif pembuatan aplikasi berbasis AI dalam lima menit oleh MAXY Academy, menunjukkan bahwa teknologi ini sudah dapat diakses dan diterapkan untuk use-case sederhana. Area ekshibisi dan business matching mempertemukan rumah sakit dengan vendor teknologi untuk membahas solusi spesifik, dari cloud, IoT, hingga perangkat keras.
Roadshow ini menunjukkan bahwa transformasi digital kesehatan memerlukan kolaborasi segitiga antara penyedia teknologi (APTIKNAS), penyedia infrastruktur (APKOMINDO), dan fasilitator hukum (PERATIN). Sebagai tindak lanjut, roadshow serupa rencananya akan digelar di Yogyakarta pada 20 Januari 2026.
“Kami berkomitmen menjadi katalisator terciptanya peta jalan digitalisasi kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Yolanda Roring dari Yorindo Communication.
(Guntur Trimulyo)













