Kolaborasi TNI dan Tenaga Kesehatan, Cegah Stunting Sejak Dini di Dadapan

Lumajang, doreng45.com – Babinsa Dadapan Koramil 0821-04/Gucialit, Koptu Adrian Jaya Kasih Guntu, turut mendampingi kegiatan monitoring Posyandu Garuda yang berlangsung di Dusun Karangrejo RT 019 RW 008 Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan Posyandu itu dilaksanakan bersama tenaga kesehatan desa, di antaranya Bidan Desa Dadapan, Eka Yuli Astutik, S.Tr.Keb, dengan jumlah balita yang hadir sebanyak 22 anak. Pelaksanaan kegiatan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin dan imunisasi guna menjaga tumbuh kembang balita secara optimal.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Adrian menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk balita dan ibu hamil.

“Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sarana edukasi bagi para orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi agar warga semakin peduli terhadap kesehatan anak-anaknya,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Eka Yuli Astutik, S.Tr.Keb, mengapresiasi peran Babinsa yang selalu aktif dalam setiap kegiatan Posyandu. Menurutnya, dukungan dari aparat teritorial seperti Babinsa mampu menambah kepercayaan dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti program kesehatan desa.

“Alhamdulillah, sebanyak 22 balita dapat mengikuti kegiatan Posyandu Garuda hari ini. Semoga melalui pemantauan rutin ini, kita bisa mendeteksi dini permasalahan kesehatan dan menekan angka stunting di wilayah Desa Dadapan,” pungkasnya.

Kegiatan Posyandu diharapkan dapat terus berjalan lancar dan konsisten setiap bulan, sehingga tumbuh kembang anak-anak di Desa Dadapan dapat terpantau dengan baik. Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan Babinsa, kualitas kesehatan masyarakat pedesaan akan semakin meningkat. (guntur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *