Yogyakarta, doreng45.com – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta resmi membuka perhelatan akbar Moehi National Competition (MONACO) ke-10 tahun 2025, Kamis (28/8) di Grha As-Sakinah. Ajang tahunan berskala nasional ini diikuti ribuan pelajar dari seluruh Indonesia.
Opening ceremony dimulai pukul 07.15 WIB dan dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek RI, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D.
Tahun ini, MONACO mengusung tema “Forge Your Legacy, Seize the Glory – Monaco Await Your Victory!” yang mengajak para pelajar menorehkan prestasi sekaligus membangun warisan gemilang untuk masa depan.
2.122 Pelajar Ramaikan 21 Cabang Lomba

Sebanyak 2.122 peserta SMP/SMA sederajat memeriahkan MONACO 2025. Mereka akan berlaga di 21 jenis perlombaan, baik akademik maupun non-akademik, untuk memperebutkan piala dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, serta Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Cabang lomba yang dipertandingkan antara lain: Olimpiade IPA, IPS, Matematika, Debat Bahasa Indonesia, Mobile Legends, Band Competition, Cipta Puisi, Fotografi, Tapak Suci Fighting, Lomba Lintas Alam, Basketball, Da’i Muda, MHQ, MTQ, CCAI, Story Telling, Speech Contest, Poster Digital, Essay, Solo Vocal, hingga Free Fire.
Dorong Generasi Emas dan Bonus Demografi
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyebut MONACO 2025 sebagai wujud kontribusi sekolah dalam menyiapkan generasi unggul menghadapi bonus demografi.
“Kami sudah menanamkan budaya berkompetisi dan berprestasi. Tahun ajaran 2024/2025, siswa kami meraih 736 prestasi tingkat daerah hingga internasional. Bahkan kami menyiapkan beasiswa senilai Rp650 juta untuk siswa baru,” jelasnya.
Dukungan Pemerintah dan Muhammadiyah

Maryono, S.Pd., M.Pd., Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, menegaskan MONACO sejalan dengan program pemerintah dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.
“Melalui ajang seperti ini, generasi muda ditempa agar cerdas, berkarakter, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY H. Gita Danu Pranata, SE., MM., menambahkan pelajar di era digital perlu menguasai pendidikan karakter, literasi, dan kompetensi agar mampu bersaing di level global.
Pendidikan Karakter Jadi Prioritas
Dalam sambutannya, Gogot Suharwoto menekankan pentingnya pendidikan karakter di samping prestasi akademik.
“MONACO bukan hanya ajang kompetisi, tetapi ruang berbagi inspirasi, memperkuat karakter kebangsaan, dan menumbuhkan optimisme akan masa depan anak-anak Indonesia,” tegasnya.
Berlangsung 3 Hari, Final di 30 Agustus 2025
Rangkaian lomba MONACO 2025 berlangsung daring dan luring selama tiga hari. Babak final akan digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Opening ceremony juga dimeriahkan dengan penampilan Band SMA Muhi, tarian Ratoeh Pukat, musikalisasi puisi, hingga doa bersama sebelum peserta menuju lokasi lomba masing-masing.
Penanggung jawab berita : Yusron Ardi darmawan, M.Pd