Peringatan May Day Sumut 2025 Meriah, Gubernur Bobby Puji Pengamanan Humanis Poldasu

Medan, doreng45.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Sumatera Utara berlangsung meriah dan tertib. Acara dipusatkan di Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Kamis (1/5), dihadiri oleh ribuan buruh dari 75 serikat buruh dan pekerja, jajaran Forkopimda Sumut, serta berbagai elemen masyarakat.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa momen May Day menjadi refleksi penting dalam memperkuat perhatian terhadap hak dan masa depan buruh.

banner 336x280

“Pemprovsu tetap berkomitmen mensejahterakan kaum buruh. Ini bukan hanya seremonial, tetapi bagian dari komitmen konkret membangun hubungan industrial yang adil,” ujar Bobby dalam pidatonya.

Dalam kesempatan itu, 75 ketua serikat buruh/pekerja juga menyampaikan pernyataan sikap yang menuntut peningkatan kesejahteraan dan jaminan hidup layak bagi pekerja. Bobby menyambut aspirasi tersebut dan menegaskan pentingnya penciptaan lapangan kerja yang legal dan berkualitas, baik di dalam maupun luar negeri, untuk menekan angka pengangguran dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Ke depan akan disiapkan tempat pelatihan dan program sertifikasi tenaga kerja agar bisa bekerja secara legal dan profesional, termasuk di luar negeri,” tambahnya.

Selain itu, panitia May Day 2025 turut memberikan penghargaan kepada Kasubdit I Dit Intelkam Poldasu, AKBP Ahyan, S.Sos., MM, sebagai Tokoh Inisiator Awal Perayaan Hari Buruh di Sumut sejak tahun 2009.

Ketua Panitia May Day 2025, Noviandi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi Pemprov Sumut dan Polda Sumut yang telah berperan besar dalam menyukseskan peringatan tersebut.

“Pengamanan yang humanis dari Poldasu sangat kami apresiasi. Perayaan May Day berjalan aman dan kondusif,” katanya.

Noviandi juga menyebutkan, selain menghadirkan lebih dari seribu buruh dari berbagai serikat, peringatan tahun ini dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan sosial selama dua hari. Di antaranya: Job Fair 2025 yang diikuti 50 perusahaan, pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pajak kendaraan dan SIM keliling, serta donor darah.

Sebagai bentuk penghargaan, enam ketua serikat buruh/pekerja juga mendapat apresiasi atas perjuangan mereka dalam membela hak-hak pekerja.

“Kami berharap ke depan dukungan anggaran dari pemerintah daerah bisa memperkuat peran serikat dalam mendampingi buruh dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis,” tutup Noviandi. (Tim)